Semoga dengan mengetahui beberapa hadis tentang riba berikut ini bisa menguatkan tekad kita untuk hijrah dari transaksi yang dilarang oleh Allah SWT.

Semoga dengan mengetahui beberapa hadis tentang riba berikut ini bisa menguatkan tekad kita untuk hijrah dari transaksi yang dilarang oleh Allah SWT.

Semoga dengan mengetahui beberapa hadis tentang riba berikut ini bisa menguatkan tekad kita untuk hijrah dari transaksi yang dilarang oleh Allah SWT.

Semangat masyarakat muslim untuk menghindari riba saat ini patut diapresiasi. Berbagai produk dan layanan yang berlabel halal atau syariah semakin digemari. Termasuk transaksi tanpa riba pun semakin dicari.

Namun terkadang ikhtiar menjalani hidup tanpa riba tidaklah mudah. Banyak orang yang harus rela meninggalkan pekerjaannya demi terhindar dari praktik riba. Kalau bukan karena iman yang kuat tentu hal ini terasa berat untuk dijalani.

Salah satu cara untuk menguatkan iman saat berhijrah adalah dengan menambah tsaqofah (pemahaman, pandangan hidup) islam. Adanya dalil dari Al Qur’an dan Hadis bisa menjadi penguat ikhtiar kita untuk menghindari riba.

Yuk kita simak beberapa hadis tentang riba berikut ini. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang hijrah dari riba.

Hadits 1, Riba Berarti Tumbuh atau Bertambah

Hadis ini bersumber dari Abdurrahman bin Abi Bakr radhiyallahu ‘anhuma. Beliau menceritakan bahwa pada suatu waktu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan bersama dengan para ahlus shuffah yang jumlahnya tidak sedikit. Namun masyaAllah, atas izin Allah SWT, makanan tersebut tidak ada habisnya, malah terus bertambah

Hadis ini bersumber dari Abdurrahman bin Abi Bakr radhiyallahu ‘anhuma. Beliau menceritakan bahwa pada suatu waktu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan bersama dengan para ahlus shuffah yang jumlahnya tidak sedikit.

Namun masyaAllah, atas izin Allah SWT, makanan tersebut tidak ada habisnya, malah terus bertambah. Pada hadis ini kata riba atau rabaa digunakan untuk menunjukan sesuatu yang bertambah atau tumbuh. Jadi pengertian riba secara bahasa adalah bertambah atau tumbuh.

Sedikit informasi mengenai siapa itu ahlus shuffah. Menurut para ulama, ahlus shuffah merupakan orang-orang yang tinggal di serambi masjid Nabawi. Sebagian besar diantaranya hidup sebatang kara, atau memiliki keterbatasan dalam ekonomi.

 

Pada awalnya mereka adalah kaum muhajirin yang ikut hijrah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ke Madinah. Namun seiring dengan pesatnya penyebaran islam, jumlah mereka semakin banyak.

Hadits 2, Larangan Riba

Hadis ini merupakan hasil dari penuturan Aisyah radhiyallahu ‘anha saat turun ayat tentang larangan riba kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Khamr tidak termasuk kategori riba, namun sama-sama dilarang oleh Allah SWT.

Maka itu, dalam makna yang luas, riba didefinisikan sebagai segala transaksi atau aktivitas yang melanggar syariat.

Hadits 3, Riba Ada 73 Pintu

Ada beberapa hadis yang menyebutkan bahwa riba memiliki 70 pintu. Berikut beberapa diantaranya:

Pertama, hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

10 Hadits Tentang Riba, Perkuat Tekad Untuk Hijrah